Inilah Cara Lengkap Menggunakan Plitur Kayu yang Tepat dan Benar

Melakukan finishing untuk warna natural transparan dapat memanfaatkan plitur kayu yang mudah diaplikasikan yaitu dengan kuas dan air.

Mungkin terdapat pertanyaan di kepala Anda “bagaimana sih cara plitur yang benar?” Atau mungkin sebagian dari Anda sudah ada yang pernah mencoba untuk memplitur kayu, namun tidak puas dengan hasil finishingnya?

Padahal furniture di rumah Anda adalah warisaan keluarga yang catnya sudah mulai mengelupas dan Anda menginginkan tampilan seperti baru. Hal-hal tersebut bisa saja terjadi terlebih lagi jika Anda belum mengetahui cara menggunakan plitur kayu yang benar.

Padahal sebenarnya sangat mudah sekali. Dalam artikel ini Anda akan mendapatkan cara menggunakan plitur yang benar dan hasilnya akan sangat memuaskan. Kunci keberhasilan dari aplikasi cat pelitur adalah alat dan bahan pelarut.

Inilah Cara Menggunakan Plitur Kayu Yang Benar - plitur kuas

Ketika menggunakan alat yang sederhana seperti kuas Anda harus memilih jenis kuas yang halus dan juga lembut. Sedangkan untuk bahan pelarutnya langkah yang tepat adalah memberikan takaran sesuai dengan jumlah yang Anda gunakan dan cara pemakaian yang biasanya tertera pada kaleng plitur.

Menggunakan Plitur Kayu yang Benar

Untuk lebih singkatnya simak langkah-langkah menggunakan cat plitur kayu yang benar berikut ini:

  1. Persiapkan alat-alat seperti plitur, kuas berukuran 3 inci dan 2 inci, bahan pelarut bisa solvent atau air, amplas alumunium oxide no. 180 dan 400, kain katun bersih dan kering, gelas plastik.
  2. Siapkan material yang akan dilakukan finishing, jika permukaan masih kasar atau masih banyak lapisan coating yang tertinggal maka amplaslah menggunakan kertas amplas no. 180. Bersihkan debu amplas dengan kain lap, dan pastikan kembali kayu sudah kering benar, kayu yang tidak kering akan mempercepat pertumbuhan jamur di kemudian hari.
  3. Siapkan plitur, perhatikan jumlah bahan pelarut yang digunakan. Bahan campuran politur adalah air atau thinner tergantung dengan jenisnya. Campurkan plitur dan bahan pelarutnya di dalam gelas pastik jangan langsung di kaleng. Anda bisa menggunakan sendok untuk mendapatkan perbandingan campuran bahan dan air. Aduk hingga benar-benar merata.
  4. Aplikasikan plitur dengan kuas berukuran 3 inci untuk bidang yang luas, untuk bidang yang sempit Anda bisa menggunakan kuas berukuran 2 inci. Aplikasikan searah serat kayu jangan berlawanan. Pengecatan yang berlawanan serat akan menutup serat kayu sehingga tidak terlihat atau terlihat pengecatan yang tidak rata nantinya.
  5. Tunggu plitur hingga kering benar, jika menggunakan plitur solvent sebaiknya jemur di bawah panas matahari, sedangkan jika menggunakan plitur water based Anda tidak perlu menjemurnya cukup didiamkan dalam suhu ruangan saja.
  6. Jika permukaan sudah kering benar gunakan amplas no. 400 dan di amplas ambang saja agar tidak semua plitur hilang, amplas hingga serat kayu terlihat. Kemudian aplikasikan kembali plitur kembali. Proses aplikasi plitur bisa dilakukan berulangkali hingga mendapatkan warna cat plitur yang diinginkan.

Tentukan Plitur Kayu, Solvent atau Water Based?

Dalam proses finishing ini Anda harus mengetahui karakter plitur kayu yang digunakan atau dipilih. Ada dua jenis plitur yang mendasar yaitu plitur solvent based dan plitur water based. Keduanya memiliki karakter yang berbeda sehingga Anda tidak bisa menggunakan plitur solvent based seperti water based. Misalnya pada bagian cara aplikasi plitur, plitur solvent based membutuhkan penjemuran sedangkan water based tidak. Anda harus menjemur plitur solvent based karen bahan pelarut solvent akan cepat menguap jika terkena panas sedangkan jika tidak dijemur maka akan ada efeknya yaitu muncul bayang warna putih. Ada banyak lagi perbedaaan keduanya yang akan diulas dalam artikel ini.

Inilah Cara Menggunakan Plitur Kayu Yang Benar - solvent atau water based

Perbedaan plitur solvent dan plitur water based

Perbedaan mendasar dari plitur solvent dan plitur water based adalah bahan baku dan bahan pelarutnya. Walaupun sama-sama menggunakan resin sebagai bahan utama, produk water based membutuhkan emulsifier untuk menyatukan antara resin dan air. Sedangkan untuk plitur solvent antara solvent dan resin sangat mudah menyatu menjadi cairan plitur.

Untuk ketahanan, produk cat plitur kayu solvent terkenal tahan digunakan di dalam indoor saja sehingga jika Anda akan menggunakannnya pada furniture outdoor seperti gazebo, garden furniture, pagar, dll tidak akan bertahan lama. Sedangkan plitur water based memiliki ketahanan yang bagus dengan bisa diaplikaskan pada furniture outdoor. Ketahanan plitur water based pada perubahan cuaca lebih baik sehingga mampu melindungi dengan baik.

Kelebihan dari plitur kayu solvent adalah tampilan. Memang benar jika masalah tampilan plitur solvent akan lebih unggul karena memiliki tingkat glossy yang lebih baik dibandingkan dengan plitur water based. Terlebih jika Anda menggunakan plitur melamin yang memiliki tingkat glossy tinggi yaitu high gloss.

Plitur water based yang merupakan teknologi terbaru ini juga masih dalam tahap pengembangan yang lebih baik lagi agar bisa memberikan tampilan yang tidak kalah dengan plitur solvent. Kita tunggu saja perkembangannya.

Soal Keamanan Plitur Solvent dan Plitur Water Based

Ada satu kelebihan plitur kayu water based yang sangat diperhatikan dan juga salah alasan terbesar mengapa plitur water based diciptakan dan dibutuhkan pada saat ini. Sebelumnya di negara-negara maju seperti Amerika dan Eropa furniture yang digunakan adalah jenis furniture yang praktis dan memiliki tampilan mewah dan maksimal. Tentu saja pada saat ini negara-negara tersebut menggunakan plitur solvent.

Alasan tampilan selalu menjadi alasan utama, tetapi dibalik itu terdapat resiko berat yang akan dialami manusia di masa depan yaitu penyakit. Bahan solvent yang dicampur dengan resin ini sebenarnya adalah bahan kimia beracun yang tidak cocok untuk tubuh manusia.

biovarnish water based

Ketika plitur solvent telah diaplikasikan pada furniture dan diletakan dalam sebuah ruangan maka bahan kimia beracun tersebut akan menguap dan memenuhi udara di dalam rungan yang sudah pasti akan menimbulkan polusi udara. Jika ruangan tersebut adalah kamar maka Anda akan menghirup udara polusi setiap malam!

Jika setiap Anda menghirup udara polusi di dalam kamar tentu saja akan ada efek kedepannya yang sangat berbahaya. Di luar negeri bahkan telah dilakukan penelitian mengenai ini pada tikus. Hasilnya tikus tersebut tumbuh sel kanker yang sangat berbahaya, dan para ahli pun mengambil kesimpulan hal ini juga bisa terjadi pada manusia.

Maka saat ini negara-negara maju telah melarang penggunaan plitur solvent. Untuk menggantikan plitur solvent ini diciptakanalah plitur water based yang bebas bahan kimia beracun. Walaupun begitu, masih banyak juga industri yang memanfaatkan bahan beracun tersebut dan mencampurkannya pada produk plitur water based.

echa

Cara Mengatasi

Mengatasi hal tersebut, maka banyak standar regulasi mengenai bahan kimia yang aman digunakan di dalam plitur serta ambang batas penggunaan bahan kimia tersebut agar tidak berbahaya pada manusia. Seperti standar regulasi ECHA (European Chemical Agency) yang melarang penggunaan 82 bahan kimia berbahaya pada bahan cat. Ada juga di Amerika yaitu standar regulasi US EPA (Enviromental Protection Agency) yang mengatur ambang batas penggunaan VOC (Volatile Organic Compound).

Setiap beberapa tahun sekali US EPA selalu mengatur ulang ambang batas penggunaan VOC yang semakin sedikit kadarnya tiap tahunnya agar lebih menjaga kesehatan manusia dan lingkungan. Untuk alternatif Anda yang tinggal di Indonesia, salah satu produk plitur kayu water based yang bisa digunakan adalah Biovarnish.

Produk ini dibuat dengan mengikuti standar regulasi ECHA dan US EPA sehingga tidak ada bahan kimia berbahaya yang terkandung di dalamnya. Demi keamanan Anda dan keluarga tercinta sebaiknya Anda selalu menggunakan bahan finishing yang aman dan ramah lingkungan.

Kelebihan Biovarnish sebagai Plitur Kayu yang Aman

Cara mengaplikasikan plitur kayu sudah Anda kenali, kini saatnya menentukan produk aman apa yang sebaiknya digunakan. Menilik dari regulasi ECHA dan EPA, maka plitur kayu di Indonesia yang sangat direkomendasikan adalah Biovarnish.

Mengapa Biovarnish? Karena rangkaian produk ini diformulasikan sesuai kedua regulasi tersebut. Jadi untuk kandungan volatile organic compound atau voc di dalamnya sudah dibatasi. Ciri yang paling bisa dibandingkan adalah tidak adanya aroma menyengat yang keluar dari cat. 

Saat Anda pertama kali membuka kaleng cat maka aroma menusuk yang biasanya keluar tidak akan tercium. Ditambah lagi dengan bahan pelarutnya yaitu air yang mengurangi polutan di udara. Jadi apakah Anda masih ingin menggunakan shellac atau cat solvent? 

Selain dari segi keamanannya, Biovarnish merupakan produk yang memberikan aneka kelebihan. Baik untuk penggunanya dan juga tampilan serta proses finishing pada furnitur. Berikut beberapa kelebihan yang akan langsung Anda dapatkan. 

Memberikan warna transparan tahan lama

Ada dua tampilan yang bisa Anda dapatkan ketika menggunakan Biovarnish clear coat yaitu gloss dan matte. Kedua warna ini didukung dengan warna transparan yang pasti tahan lama. Tampilan transparannya dipengaruhi oleh bahan pelarut yang berupa air. 

Tidak ada efek menguning atau goresan yang muncul akibat penggunaan. Warna transparan yang memiliki perlindungan kuat ini akan didapatkan setelah coating mengering. Waktu kering yang tepat adalah 24 jam dan semalaman. 

Tidak bergantung cuaca untuk aplikasi

Apakah Anda akan mengecat di cuaca mendung atau musim penghujan sekalipun bukan halangan jika menggunakan Biovarnish. Semua rangkaian produknya tidak butuh dijemur untuk mempercepat proses pengeringan. 

Tanpa sinar matahari, Biovarnish tetap akan kering dalam waktu 60 menit. Asalkan ruangan kering dan memiliki sirkulasi udara baik. Justru jika Anda menjemurnya coating akan rusak. Jadi di musim apapun cat akan cepat kering dan Anda tidak perlu menjemurnya. 

Proteksi lengkap pada kayu

Perlindungan adalah faktor penting yang membuat manusia menggunakan plitur atau pernis pada furnitur. Biovarnish memberikan proteksi yang sangat lengkap sehingga cocok digunakan pada furnitur luar ruangan. 

Beberapa perlindungan yang diberikan adalah anti jamur, rayap, sinar uv, kelembaban serta perubahan cuaca. Tambahan perlindungan adalah lebih anti gores sehingga tampilan furnitur bisa lebih tahan lama. 

Daya sebar luas dan daya rekat tinggi

Hematnya finishing bukan hanya ditentukan dari segi jenis bahan pelarut dan harga yang dimiliki. Tetapi juga soal daya sebar cat tersebut apakah luas ditambah daya tutup yang baik. Biovarnish memiliki daya sebar 8 hingga 10 m2 yang cukup luas untuk 1kg cat. 

Jika Anda mengaplikasikan stain misalnya, maka warnanya akan langsung lebih tajam. Coating juga memiliki daya rekat tinggi sehingga tak mudah mengelupas. Sekali kering dan bahan pelarut menguap, coating tidak mudah untuk rusak bahkan goresan sekalipun. 

Menyediakan banyak warna stain

Apakah Anda ingin mengecat kayu pinus dan menampilkan warna mahoni dan jati? Biovarnish wood stain menyediakan warna-warna kayu transparan sangat lengkap. Warna kayu apapun yang Anda butuhkan semua sudah tersedia tinggal dipilih saja. 

Sebuah trik menggunakan stain jika ingin warnanya bertahan lama adalah menggunakan sanding sealer di atasnya. Jadi sebelum Anda mengaplikasikan clear coat, gunakan Biovarnish sanding sealer untuk mengunci warna stain. 

Hasilnya tentu saja warna lebih tajam dan tahan lama. Inilah kelebihan yang akan Anda dapatkan dari Biovarnish tetapi belum tentu pada plitur kayu lainnya. 

Di Manakah Anda bisa Mendapatkan Produk Ini?

Jika anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami via Whatsapp dan telepon disini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail Klik Di Sini.

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bioindustries secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari PT. Bio Industri secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Jl. Sidikan 94, Surosutan, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia 55162
Phone: 0274 287 1834
Hp / WhatsApp: Klik Di Sini
e-mail: Klik Di Sini

Bio Service Point Jepara

Jl. Raya Kudus Km. 9, Ngabul, Tahunan, Jepara, Jawa Tengah 59417
Phone: 0291 598992
e-mail: Klik Di Sini

Bio Service Point Cirebon

Jl. Escot No.42 RT.014/RW.04, Desa Tegalwangi, Weru, Cirebon, Jawa Barat 45154
Phone: 0231 320759
e-mail: Klik Di Sini